{"id":84,"date":"2025-07-26T12:37:32","date_gmt":"2025-07-26T05:37:32","guid":{"rendered":"https:\/\/rheina.id\/blog\/?p=84"},"modified":"2025-07-27T22:47:39","modified_gmt":"2025-07-27T15:47:39","slug":"sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/","title":{"rendered":"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini"},"content":{"rendered":"<p><span class=\"selected\">Rasa pusing yang datang tiba-tiba, pandangan kabur, hingga badan terasa lemas sering kali dianggap sebagai gejala kelelahan biasa. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda adanya hipotensi atau tekanan darah rendah. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah berada di bawah angka 90\/60 mmHg.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"selected\">Meskipun tidak selalu berbahaya, memahami berbagai <\/span><span class=\"selected\">penyebab darah rendah<\/span><span class=\"selected\"> sangatlah penting, karena bisa jadi ini merupakan sinyal dari kondisi medis lain yang memerlukan perhatian lebih serius. Penanganan yang tidak tepat justru dapat memperburuk keadaan atau menyembunyikan masalah kesehatan yang sebenarnya.<\/p>\n<p><\/span><\/p>\n<h2><span class=\"selected\">Apa Saja Penyebab Darah Rendah yang Umum Terjadi?<\/span><\/h2>\n<p><span class=\"selected\">Hipotensi bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga kondisi medis tertentu. Mengidentifikasi pemicunya adalah langkah awal untuk penanganan yang efektif. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber medis tepercaya seperti <\/span><em><span class=\"selected\">National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI)<\/span><\/em><span class=\"selected\">, berikut adalah beberapa penyebab darah rendah yang paling sering ditemui:<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">1. Dehidrasi<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Kekurangan cairan membuat volume darah berkurang, yang secara langsung menyebabkan penurunan tekanan darah. Ini adalah penyebab yang sangat umum, terutama bagi mereka yang kurang minum atau banyak berkeringat.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">2. Kehamilan<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Selama masa kehamilan, sistem peredaran darah wanita berkembang pesat untuk menunjang janin. Hal ini wajar menyebabkan tekanan darah menurun, terutama pada trimester pertama dan kedua.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">3. Masalah Jantung<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Beberapa kondisi jantung, seperti bradikardia (detak jantung sangat lambat), masalah katup jantung, atau gagal jantung, dapat mengganggu kemampuan jantung untuk memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">4. Kondisi Endokrin<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Gangguan pada sistem endokrin, seperti penyakit tiroid, insufisiensi adrenal (penyakit Addison), atau hipoglikemia (gula darah rendah), dapat memicu hipotensi.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">5. Kehilangan Darah (Pendarahan)<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Kehilangan banyak darah akibat cedera parah atau pendarahan internal akan menurunkan jumlah darah dalam tubuh dan menyebabkan penurunan tekanan darah yang drastis.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">6. Efek Samping Obat-obatan<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Beberapa jenis obat memiliki efek samping menurunkan tekanan darah, misalnya obat diuretik, alpha-blocker, beta-blocker, obat untuk penyakit Parkinson, dan beberapa jenis antidepresan.<\/span><\/p>\n<h3><strong><span class=\"selected\">7. Kekurangan Nutrisi<\/span><\/strong><\/h3>\n<p><span class=\"selected\">Defisiensi vitamin B12 dan folat dapat menyebabkan anemia, suatu kondisi di mana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat, yang pada akhirnya bisa menjadi salah satu <\/span><span class=\"selected\">penyebab darah rendah<\/span><span class=\"selected\">.<\/p>\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/rheina.id\/blog\/apa-itu-penyakit-anemia\/\">Apa Itu Penyakit Anemia? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya<\/a><\/p>\n<p><\/span><\/p>\n<h2><span class=\"selected\">Badan Lemas Akibat Darah Rendah, Bagaimana Mengatasinya?<\/span><\/h2>\n<p><span class=\"selected\">Ketika badan terasa lemas dan diagnosis hipotensi sudah ditegakkan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu meringankan gejala. Namun, penting untuk diingat bahwa cara ini bersifat suportif dan penanganan utama harus disesuaikan dengan penyebab dasarnya.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong><span class=\"selected\">Cukupi Kebutuhan Cairan:<\/span><\/strong><span class=\"selected\"> Minum lebih banyak air sepanjang hari untuk mencegah dehidrasi.<\/span><\/li>\n<li><strong><span class=\"selected\">Konsumsi Garam Secukupnya:<\/span><\/strong><span class=\"selected\"> Berbeda dengan hipertensi, penderita hipotensi mungkin disarankan untuk sedikit meningkatkan asupan sodium. Namun, diskusikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter Anda.<\/span><\/li>\n<li><strong><span class=\"selected\">Ubah Posisi Secara Perlahan:<\/span><\/strong><span class=\"selected\"> Hindari berdiri atau mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba untuk mencegah pusing (hipotensi ortostatik).<\/span><\/li>\n<li><strong><span class=\"selected\">Makan dalam Porsi Kecil dan Sering:<\/span><\/strong><span class=\"selected\"> Makan dalam porsi besar dapat menyebabkan tekanan darah turun setelah makan. Porsi kecil yang lebih sering dapat membantu menstabilkannya.<\/span><\/li>\n<li><strong><span class=\"selected\">Kenakan Stoking Kompresi:<\/span><\/strong><span class=\"selected\"> Stoking ini dapat membantu mengurangi pengumpulan darah di kaki dan mendorongnya kembali ke bagian atas tubuh.\n<p><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span class=\"selected\">Pentingnya Diagnosis Tepat dalam Penanganan Hipotensi<\/span><\/h2>\n<p><span class=\"selected\">Mengetahui beragam penyebab darah rendah menegaskan satu hal: penanganan tidak bisa disamaratakan. Seorang pasien yang hipotensinya disebabkan oleh dehidrasi tentu memerlukan pendekatan yang berbeda dari pasien yang hipotensinya dipicu oleh efek samping obat atau masalah jantung. Di sinilah peran tenaga kesehatan menjadi krusial untuk melakukan diagnosis yang akurat. Proses ini melibatkan penelusuran riwayat medis pasien secara detail, pemantauan tanda-tanda vital secara berkala, serta pencatatan riwayat pengobatan yang komprehensif.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"selected\">Untuk menunjang diagnosis yang akurat dan manajemen pasien yang efisien, peran teknologi seperti Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi sangat krusial. Pencatatan data yang terstruktur dan mudah diakses memungkinkan dokter untuk melihat tren tekanan darah pasien, riwayat penyakit, serta daftar obat yang dikonsumsi, sehingga dapat membuat keputusan klinis yang lebih tepat sasaran.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"selected\">Mari tingkatkan kualitas layanan fasyankes Anda. Mulai gunakan <\/span><a title=\"null\" href=\"https:\/\/rheina.id\"><span class=\"selected\">Rekam Medis Elektronik dari Rheina<\/span><\/a><span class=\"selected\"> untuk pengelolaan data pasien yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Dengan fitur lengkap mulai dari manajemen antrian, kode ICD-10, data historis rekam medis, peresepan obat, hingga manajemen apotek, Rheina adalah solusi digital lengkap untuk fasilitas pelayanan kesehatan Anda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasa pusing yang datang tiba-tiba, pandangan kabur, hingga badan terasa lemas sering kali dianggap sebagai gejala kelelahan biasa. Padahal, keluhan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-84","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering merasa pusing dan lemas? Kenali berbagai penyebab darah rendah, mulai dari dehidrasi hingga kondisi medis serius, dan cara tepat menanganinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering merasa pusing dan lemas? Kenali berbagai penyebab darah rendah, mulai dari dehidrasi hingga kondisi medis serius, dan cara tepat menanganinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rheina Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-26T05:37:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-27T15:47:39+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rheina\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rheina\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini","description":"Sering merasa pusing dan lemas? Kenali berbagai penyebab darah rendah, mulai dari dehidrasi hingga kondisi medis serius, dan cara tepat menanganinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini","og_description":"Sering merasa pusing dan lemas? Kenali berbagai penyebab darah rendah, mulai dari dehidrasi hingga kondisi medis serius, dan cara tepat menanganinya.","og_url":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/","og_site_name":"Rheina Blog","article_published_time":"2025-07-26T05:37:32+00:00","article_modified_time":"2025-07-27T15:47:39+00:00","author":"Rheina","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rheina","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/"},"author":{"name":"Rheina","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#\/schema\/person\/6dff77a0d8d593ff710d67414a528d84"},"headline":"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini","datePublished":"2025-07-26T05:37:32+00:00","dateModified":"2025-07-27T15:47:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/"},"wordCount":660,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Tak Berkategori"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/","url":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/","name":"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-07-26T05:37:32+00:00","dateModified":"2025-07-27T15:47:39+00:00","description":"Sering merasa pusing dan lemas? Kenali berbagai penyebab darah rendah, mulai dari dehidrasi hingga kondisi medis serius, dan cara tepat menanganinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/sering-merasa-lemas-waspadai-berbagai-penyebab-darah-rendah-ini\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/rheina.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sering Merasa Lemas? Waspadai Berbagai Penyebab Darah Rendah Ini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/rheina.id\/blog\/","name":"Rheina Blog","description":"Your Medical Solution Partner","publisher":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/rheina.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#organization","name":"Rheina Blog","url":"https:\/\/rheina.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-logo-1.png","contentUrl":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-logo-1.png","width":512,"height":512,"caption":"Rheina Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/rheina.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#\/schema\/person\/6dff77a0d8d593ff710d67414a528d84","name":"Rheina","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/rheina.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff58deb7ca955490fad7b08916cdf031bda92dcc45dc90dec4e3acdda245b986?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff58deb7ca955490fad7b08916cdf031bda92dcc45dc90dec4e3acdda245b986?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rheina"},"sameAs":["https:\/\/blog.rheina.id"],"url":"https:\/\/rheina.id\/blog\/author\/rheina\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85,"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84\/revisions\/85"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rheina.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}